Archive for May 2015

24 Mei 2015


.

Sakit hatiku merasakan sikapmu. Sumpah sakit dengan kelakuanmu itu.

Pesan utk semua pembaca "Kebahagiaan dan kesedihan adalah rasa yang berlawanan. Jika engkau memilih bersahabat dengan kesedihan maka kebahagiaan enggan datang. Sayangi orang yang menyayangimu dan tinggalkan orang yang tak peduli denganmu. Hidupmu terlalu berharga untuk kau habiskan dengan orang yang tidak menghargai keberadaanmu. Tegaslah!"

22 Mei 2015


.

Ya Allah, sungguh ingin ada ditengah keluarga kecilku. Rindu kebahagian saat anak di pangkuanku...

Aku berharap tetesan air mata tiap kesepian ini segera berakhir..

21 Mei 2015


.

Istriku.. ijinkan aku berbicara.
Kali ini anggap saja aku orang lain yang menasihatimu.
Aku ngomong bukan sebagai suami, seperti aku memberikan nasihat untuk teman-teman di forum.

Satu hal yang perlu kamu ingat ketika seorang wanita memutuskan untuk berumah tangga. Adalah menyempurnakan ibadah dengan menunaikan kewajiban istri dan memenuhi hak suami. Kamu juga harus tetap ingat ketika kamu menjadi seorang istri, tugas dan kewajiban orang tuamu kini telah ada pada suamimu.
Ingat, ketaatan pada suami (bukan pada jalan maksiat) adalah kewajiban istri dan akan menjadikan dosa bila menentangnya. Ini bukan hal biasa yang bisa disepelehkan, dalam suatu majlis pernah dijelaskan bila suami marah kepada istri, malaikat akan melaknat sampai istri meminta maaf dan dimaafkan suami. Dan bila istri meninggal dunia dalam keadaan dimarahi suami, maka Allah akan memurkai. Jauhi dosa dan ingat bila seseorang terus dalam keadaan berdosa akan diangkat keberkahan hidupnya. Na'udzubillahi min dzalik.

Ketika sudah memutuskan untuk berumah tangga, ikutilah petunjuk suami sebagai imammu. Tidak perlu menilai itu benar atau salah, selama dalam koridor islam, maka kewajiban istri adalah patuh padanya. Suami akan memberi ruang berpendapat, tanpa harus kamu merongrong minta untuk dihargai.

Temani kemana suamimu mencari rejeki untuk nafkah keluarga. Karena disitu letak sumber pahalamu. Jangan biarkan suami akan terjerumus dosa dalam kesepiannya. Ingat anak yang telah dititipkan kepada kalian, didik titipan itu menjadi anak yang sholeh, anak yang baik. Hanya dengan bersatu dalam satu atap kalian bisa membina keutuhan rumah tangga. Hanya dengan bersatu, anak anda mendapat hak kasih sayang dari kedua orang tuanya.

Ingat kata WAKTU yang selalu suamimu berpesan untukmu. Umur hanya milik Allah dan tak ada yang tahu berapa lama diantara kalian diberi kepercayaan untuk mendidik anak.

dari hati yg terlupakan.
Semoga bermanfaat, hanya menyambungkan pesan. Jazakumullah khairan katsiran. Wallahu a'lam bishawab...

19 Mei 2015


.

Ego itu akan sampai kapan tertanam, ingin menang, ingin dimengerti. Tahukah kamu aku juga ingin dipahami.

Apa pedomanmu selama ini sebagai istri. Pola didikan dari keluarga, apa agamamu? Kamu hidup untuk siapa? Apa yang sudah bisa kamu perbuat?

Aku sudah terlalu besar mengorbankan karir dan berjuang untuk bersamamu. Sekarang aku terdampar jauh. Inikah balasannya ketika kini ku meminta pengorbananmu sebagai istri.

Aku hanya berasa membuang waktu tanpa ada manfaat. Sisa umur hanya berasa terbuang sia-sia. Dimana keluarga kecilku yang seharusnya mendampingiku. Peranku suami yang kamu abaikan. Peranku ayah yang kamu buang waktunya. Nasihat ortumu yang lebih berharga mengalahkan omonganku.

Haruskah aku terus sabar, mengikuti lagi apa maumu. Kapan pengabdian itu untukku. Apa mungkin telah pergi.

Kenyamanan yang kamu sebut-sebut tiada untukmu, karena kejahatanku kah? Bisa jadi tak pernah ikhlas mendengarku? Atau mungkin itu buah dari ego yang tak terpenuhi?

Tetesan airmata suami yang tak pernah kamu tahu, kuharap bisa meluluhkan hatimu yang dingin.

Aku menunggu kamu berubah. Bersabar untukmu demi keluarga kecil, tapi ingat kesabaran itu ada batasnya.

18 Mei 2015


.

Setiap mengingat sikapmu hanya menambah lara. Entah sampai kapan kamu benar2 menjadi seorang istri.

17 Mei 2015


.

Ya Allah, aku sungguh merindukan keluarga kecilku. Jika keputusanku benar, benarkan dia dalam segala sikapnya yang membatu. Berikan hamba banyak sisa umur untuk bersama mereka.
Namun bila hamba salah, lunakkan segala keputusan hamba untuk bisa bersabar... Tuntaskan juga tetesan air mata yang tiap saat terlinang, sekalipun kesakitan ini belum berakhir.

16 Mei 2015


.

I really hopeful for them.
Coloring my days as always.
Now I stand here.
Nobody hold me.
Sometimes I feel my heart so lonely.
My life like a dream.
When I get up, I feel lost much time and it just wait a mature.

13 Mei 2015


.

KANGEN.

11 Mei 2015


.

Orang tua istri yang terlalu mengintervensi rumah tangga anaknya, apakah itu baik? Apa tidak senang melihat anaknya berkumpul dengan keluarga kecilnya dengan mengikuti suami. Beliau kan sudah menikahkan anaknya dan artinya orang tua melepas tanggungjawab anak perempuannya kepada suaminya. Kenapa mesti diberati anaknya diajak kesini.

Sebagai suami aku ingin berkumpul menjalani bahtera rumah tangga. Aku tak mau sendiri lagi. Aku tak mau kesepian lagi, aku mau menjaga syahwatku. Aku mau mendidik anakku, membimbing istriku.

Bagaimana aku menjadi lelaki baik kalo godaan disekitar sering membisik kesendirianku. Bagaimana aku menjadi ayah yang baik kalo pengalaman menjadi ayah hilang waktunya.

Ada 3 hal yang bisa menjerumuskan laki-laki, harta, wanita dan tahta. Semoga kamu mengerti dan menjagaku dengan ketaatanmu sebagai istri.

9 Mei 2015


.

Pengalaman hidup hampir 30 tahun, apa yang kucari? Apa yang kudapat?

Hidup ini milik Sang Khalik dan semua orang akan kembali padaNya, tak ada seorangpun tahu berapa lama diberikan waktu di dunia. Syukuri saja apa yang ada.

Manusia hanya khalifah di muka bumi, dianugrahi sebagai makhluk paling sempurna diberikan segala kenikmatan juga cobaan hidup. Maka berbahagialah dan selalu dalam jalanNya. Masalah pasti selalu ada.

Karena semua aku harus bahagia. Kesepian ini harus berakhir sebelum aku gila tergerus waktu.